Pengawas Madrasah Berikan Pengarahan dan Monitoring Implementasi KBC di MTsN 2 Tanjung Jabung Timur
Lensabrita.com ,- Tanjung Jabung Timur – Dalam rangka memperkuat pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), Pengawas Madrasah, Abdul Ngalim, S.Pd, memberikan pengarahan sekaligus melakukan monitoring kepada majelis guru MTsN 2 Tanjung Jabung Timur.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan implementasi KBC dapat diterapkan secara optimal dalam proses pendidikan dan pembelajaran di madrasah. Melalui kegiatan ini, para guru memperoleh penguatan mengenai pentingnya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kepedulian, keteladanan, serta suasana belajar yang penuh kasih sayang.
Dalam arahannya, Abdul Ngalim, S.Pd menekankan pentingnya pemahaman yang sama di antara seluruh guru terhadap konsep dan penerapan KBC. Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan tidak berhenti pada aspek administrasi pembelajaran, tetapi benar-benar tercermin dalam interaksi guru dengan peserta didik, pengelolaan kelas, kegiatan pembiasaan, serta budaya madrasah sehari-hari.
Monitoring juga dilakukan untuk melihat perkembangan penerapan KBC yang telah berjalan di MTsN 2 Tanjung Jabung Timur. Melalui proses tersebut, guru mendapatkan kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap praktik pembelajaran yang telah dilaksanakan serta mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperkuat dan dikembangkan.
Kegiatan pengarahan dan monitoring ini sekaligus menjadi ruang bagi majelis guru untuk menyelaraskan pemahaman mengenai penerapan nilai-nilai KBC dalam kegiatan pembelajaran. Dengan adanya pendampingan dari pengawas madrasah, diharapkan setiap guru semakin mampu mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pembelajaran.
MTsN 2 Tanjung Jabung Timur terus berkomitmen untuk mengembangkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendorong peserta didik menjadi cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak, karakter, kepedulian, serta rasa tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, madrasah berharap tercipta proses pendidikan yang lebih humanis, bermakna, serta mampu memberikan pengalaman belajar yang positif bagi seluruh peserta didik. (Red).
Monitoring Kegiatan KBC Di MTsN 2 Tanjabtim.
